Single Dead Man’s Bones Lost In The Night resmi keluar pada Selasa, 27 Oktober 2026, dan ia datang tujuh belas tahun setelah duo ini terakhir kali merilis apa pun. Tujuh belas tahun. Untuk band yang hanya punya satu album, itu jarak yang cukup untuk dianggap sudah almarhum.
Dead Man’s Bones adalah Ryan Gosling dan Zach Shields. Keduanya berteman karena sama-sama pernah ketakutan di wahana Haunted Mansion milik Disney, lalu pada 2009 merilis Dead Man’s Bones, satu-satunya album mereka sampai hari ini. Album itu digarap bersama Silverlake Conservatory Children’s Choir, sekolah musik di California yang didirikan Flea. Di sana Gosling tidak cuma bernyanyi. Ia juga memainkan piano, gitar, synthesizer, perkusi, cello, dan bass. Rolling Stone waktu itu menggambarkan mereka sebagai perpaduan Arcade Fire, Tom Waits, dan Sesame Street.
Lalu mereka menghilang. Gosling jadi bintang film sebesar sekarang, termasuk memerankan penulis lagu di Song to Song garapan Terrence Malick (baca juga Terrence Malick Song to Song, Sebuah Cuplikan Tentang Cinta dan Rock n’ Roll). Shields menulis naskah untuk beberapa film Godzilla versi Amerika dan prekuel Weapons berjudul Gladys.
Anehnya, lagu-lagu mereka tidak ikut mati. Pitchfork mencatat Dead Man’s Bones selalu kebagian lonjakan pendengar setiap musim Halloween, berkat warganet yang memutar lagu mereka tiap Oktober, ditambah sinkronisasi di film dan serial. Cat Power bahkan membawakan ulang Pa Pa Power di album Covers (2022). Hantu yang rajin pulang tiap akhir Oktober. (Kalau kamu sedang menyusun daftar putar untuk akhir pekan ini, intip juga 13 Lagu Dark Pop untuk Malam Halloween.)
Dead Man’s Bones Lost In The Night Direkam Sehari di Peternakan
Kebangkitan band Ryan Gosling ini dipancing pelan-pelan. Pada 22 Oktober, Eva Mendes, istri Gosling, menulis di Instagram bahwa ia sedang berusaha “summon new music” dari Dead Man’s Bones. Lima hari kemudian Dead Man’s Bones Lost In The Night benar-benar datang.
Cara lagu ini dibuat justru yang paling menarik. Keduanya sempat mencoba beberapa studio di Los Angeles dan tidak menemukan bunyi yang mereka cari. Mereka lalu membawa dua gitar, dua drum machine, dan dua synthesizer ke sebuah peternakan di luar kota, lalu merekam Lost In The Night dalam sehari. Produksinya dipegang Tim Anderson, kolaborator lama yang menurut Paste juga memproduseri album 2009 mereka. Bahan serba sepasang, dapur seadanya, dan dimasak dalam sekali jalan.
Hasilnya jauh dari paduan suara anak-anak. Sebagaimana dikabarkan Stereogum, lagu baru Dead Man’s Bones ini adalah goth-rock yang tebal oleh reverb, dengan sedikit rasa rockabilly di petikan gitarnya. Vokal Gosling bergumam di balik gema yang berlapis-lapis, tapi suaranya tetap mudah dikenali. Di bawahnya ada ketukan synth sederhana, harmoni, beberapa synth yang bening, dan backing vokal yang terengah-engah. Rolling Stone mencatat lagu ini dibuka dentang gitar yang ganjil sebelum temponya dipercepat, lalu mendarat di antara produksi post-punk yang apa adanya dan emosi seukuran stadion.
Duo ini menyebut Bruce Springsteen dan Suicide sebagai acuan, dan telinga Stereogum menangkap sayup-sayup The Cure di dalamnya. Ada kegelapan yang tidak lagi kekanak-kanakan di sini. Kita yang mengenal Dead Man’s Bones lewat paduan suara bocah diajak masuk ke ruangan yang lebih remang, lebih sepi, dan lebih dewasa. (Bingung bedanya goth-rock dengan darkwave? Kita pernah membahasnya di Dark Pop, Darkwave, Gothic Rock, Witch House, Apa Bedanya?)
Video Lost In The Night, Sepasang Kekasih Kabur dari Kuburan
Video hitam-putih Dead Man’s Bones Lost In The Night tidak menampilkan Gosling maupun Shields. Pemeran utamanya Noah Jupe (Hamnet, A Quiet Place) dan Rain Spencer (The Summer I Turned Pretty), sepasang kekasih yang menari keluar dari sebuah pemakaman, lalu berkeliaran di kota sepanjang malam, tertawa, berpelukan, dan saling menatap seolah tinggal mereka berdua di muka bumi.
Belum ada kabar soal album kedua. Di Instagram, duo ini hanya menulis “Thanks for sticking with us all these years” dan menjanjikan lebih banyak lagi dalam waktu dekat. Saya sendiri tidak bisa menjelaskan kenapa band dengan satu album bisa bertahan selama ini di linimasa setiap Oktober. Mungkin memang begitu cara hantu bekerja.
Mari kita tunggu kelanjutannya. Semoga tidak perlu tujuh belas tahun lagi.

Single Dead Man’s Bones Lost In The Night dirilis 27 Oktober 2026 melalui ANTI- Records.

