The Yurrs datang dengan “Tricks Up Your Sleeve“, dan lagu ini langsung terasa seperti ledakan kecil di telinga, sebuah pernyataan lantang melawan segala kepalsuan yang sering kita temui.
Bayangkan saja kita sedang duduk di kafe, lalu tiba-tiba lagu ini menghentak, seolah ada seseorang yang berteriak, “Sell me the past like it’s shiny and new, Paint it in gloss, wrap it up, jamais vu“. Vokal The Yurrs yang lugas itu terasa seperti suara hati yang sudah muak dengan janji-janji manis yang dibungkus rapi. Mereka tidak ragu menunjuk langsung pada ilusi-ilusi konsumerisme yang sering mencekik.
Secara musikal, trek indie rock ini punya daya tarik yang aneh. Ada energi mentah yang meledak, dengan riff gitar yang menghantam dan ritme yang tak kenal ampun, seolah kita sedang diajak dalam sebuah pemberontakan kecil.
Meski keras, lagunya sangat catchy, membuat kita tanpa sadar ikut menggumamkan liriknya. “Tricks Up Your Sleeve” adalah semacam anthem bagi kita yang mendambakan kejujuran di tengah lautan kepalsuan, sebuah ajakan untuk menyingkirkan semua topeng.



