JOA hadir lagi lewat “Even If It’s a Lie”, lagu yang terasa seperti pelukan manis di tengah kebohongan kecil yang kita pilih untuk percaya. Tapi alih-alih terasa sedih, lagu ini justru punya energi lembut yang bikin emosi terasa hidup.
JOA menulis dengan jujur dan tanpa topeng. Ia menggambarkan sisi cinta yang sering disembunyikan: saat kita tetap bertahan, walau tahu hati sudah lelah. Tapi cara JOA mengemasnya cerdas, ada semangat dan sedikit amarah yang ditutupi ritme pop yang ringan. Rasanya seperti berdansa di antara serpihan perasaan yang belum sempat dibereskan.
Dari sisi musik, “Even If It’s a Lie” punya sentuhan alt pop yang halus, berpadu dengan vokal JOA yang hangat tapi tajam emosinya. Produksinya sederhana, tapi efektif membuat setiap kata terasa menempel di kepala.
“Even If It’s a Lie” cocok untuk kamu yang masih mencoba meyakinkan diri kalau cinta itu masih ada, meski jauh di dalam hati, kamu tahu semuanya sudah berubah. Lagu ini memberi ruang untuk merasa tanpa harus menyesal.



