ParaMail

NADINOVA – Don´t Say Sorry

Menit 2.43, suara NADINOVA akhirnya lepas dari kekangnya. Ia meliuk lewat vocal run yang lebar dan bertenaga, dan bulu kuduk bergetar tanpa minta izin. Seluruh lagu ini seperti sengaja disusun untuk mengantar kita ke titik itu.

Sebelum sampai ke sana, Don´t Say Sorry bergerak pelan sebagai balada sinematik. Ada synthesizer berkabut dan drum mesin yang stabil, lalu elemen orkestra menyelinap masuk sedikit demi sedikit. Vokalnya mulai dari nada rendah yang bening berbalut reverb, dan kita dibuat menunggu cukup lama sebelum ia meledak di bagian akhir.

Ada perpisahan yang ganjil di sini, hubungan yang tinggal hidup di kepala orang lain sementara tangan si penyanyi sudah lebih dulu melepas.

Saya jarang betah dengan balada sebesar ini (apalagi di Senin pagi). Di luar menit itu, racikan Don´t Say Sorry rapi dan aman, persis seperti kebanyakan balada sinematik. Bumbunya pas, tapi jarang mengejutkan.

NADINOVA Profile

Track Info & Review Summary


Bagi yang menyukai ketukan drum bertempo serupa dan hook yang tak kalah renyah, simak ulasan Sophie Tex – Psycho serta selami arsip ulasan Micayla Shafran – Eurydice (Be My Light).

Show More

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Back to top button