Matahari bersinar melalui kanopi dedaunan saat kita bertemu lagi dengan Cortnë bersama single terbarunya”Eve”. Ini adalah kali kedua kita dibuat hanyut dalam suaranya yang indah, yang mana sebelumnya kita sudah pernah membahas lagunya “Angel” yang rilis pada bulan lalu.
“Eve”ini merupakan surat cinta untuk esensi kewanitaan menangkap keilahian dalam diri manusia dan kemanusiaan dalam keilahian. Mendengarkan “Eve” kita langsung terpesona oleh vokal Cortnë yang indah dan cemerlang. Suaranya tidak hanya bernyanyi; ia mengapung, menari, mewujudkan semangat feminitas yang dirayakannya. Saat dia mencapai nada-nada tinggi itu, Anda hampir bisa melihatnya berputar ke atas, bercampur dengan langit seperti asap dupa di katedral tua.
Namun yang benar-benar menyatukan “Eve” adalah instrumentasinya, menghadirkan biola yang hidup namun anggun yang tampaknya memahami nuansa lagu ini, dan aliran gitar akustik yang memberikan tandingan yang kuat terhadap vokal yang halus. Elemen-elemen ini melakukan lebih dari sekedar mendukung melodi; mereka berbagi cerita, masing-masing petikan dan busur mengartikulasikan satu bab dalam penghormatan puitis kepada kaum wanita.



