Evermo membawa Once Again (feat. Annika Hedlund) sebagai lagu tentang cinta lama yang ternyata belum benar-benar hilang. Ditulis dari pengalaman Emil Andersson setelah pindah ke Stockholm dan berpisah dengan kekasihnya, lagu ini punya cerita sederhana tentang dua orang yang sudah berpisah, tetapi ternyata masih berada sangat dekat satu sama lain.
Lagu ini dimulai hanya dengan piano dan vokal, kemudian perlahan bertambah dengan string, gitar akustik, bass, dan drum. Perubahannya tidak terburu-buru. Semuanya seperti mengikuti seseorang yang sedang berjalan sambil mengingat sesuatu yang seharusnya sudah selesai. Ketika Annika Hedlund masuk, lagu ini berubah menjadi percakapan antara dua orang yang masih menyimpan pertanyaan yang sama.
Bagian duetnya menjadi kekuatan terbesar lagu ini. Emil menyanyikan chorus lebih dulu, kemudian Annika menjawab dengan pertanyaan, “Can it be wrong, to love you, once again.” Rasanya seperti dua orang berdiri di sisi berbeda, sama-sama melihat ke seberang, tetapi tidak pernah benar-benar berada di tempat yang sama. Ada keinginan untuk kembali, namun tidak ada kepastian apakah kembali adalah keputusan yang benar.
Lagu ini sempat tersimpan bertahun-tahun sebelum akhirnya ditemukan kembali oleh saudara Emil. Dari sana, Once Again menjadi bagian dari album debut Songs I Might, kumpulan lagu yang sempat tidak dirilis. Sekarang lagu tersebut muncul kembali di bawah nama Evermo, proyek yang membawa karakter pop sinematik dan melankolis dengan vokal yang sangat terbuka secara emosional.
Once Again terasa seperti lagu tentang jarak, tetapi sebenarnya lebih banyak berbicara tentang kemungkinan. Bagaimana kalau semuanya dimulai lagi? Bagaimana kalau perasaan itu ternyata belum benar-benar hilang? Tidak ada jawaban yang diberikan. Dan justru karena itu, lagu ini terasa jujur. Ada beberapa hubungan yang tidak membutuhkan akhir yang dramatis.



