“Glory to God” oleh Zealyn, yang menampilkan Dear Silas, adalah single menggugah dengan tema yang mendalam tentang trauma religius. Dalam single ini, Zealyn membahas pengalaman pribadinya sebagai anak pendeta yang selalu berada di bawah sorotan dan tekanan untuk memenuhi ekspektasi religius yang tinggi. Lagu ini mencerminkan konflik antara konformitas dan keinginan untuk mengekspresikan diri secara individu.
Lagu ini diawali dengan “If I don’t say glory to God on a Sunday, how come everyone thinks I’ve abandoned what I believe in,” yang langsung mengungkapkan perasaan dilema dan ketidakpuasan terhadap standar religius yang ketat.
Lagu ini seakan dibagi menjadi dua bagian, dimana awalnya sentuhan alt indie rock yang renyah bersama vokal yang memikat berlanjut dengan Dear Silas menambahkan dimensi baru pada lagu ini, membawa elemen rap yang menyoroti pengalaman serupa dengan tema ketidakadilan dan penilaian yang sering kali dialami dalam lingkungan religius.
“Glory to God” sebuah pernyataan kuat tentang perjuangan pribadi dan kebebasan berekspresi. Ini adalah sebuah single yang patut didengar dan diapresiasi, terutama bagi mereka yang pernah merasa terjebak antara keyakinan dan identitas pribadi.


