FeaturedMusicNew ReleasesNews

Setelah 11 Tahun The Whitest Boys Alive Kembali Rilis Single. Serius.

Single berjudul “Serious” menandai kembalinya The Whitest Boys Alive sejak album penuh “Rules” tahun 2009 lalu.

Single berjudul “Serious” menandai kembalinya The sejak album penuh “Rules” tahun 2009 lalu.

Berterimakasihlah pada social media, selain jadi pelarian selama masa karantina, kehadirannya membuat kita bisa tetap terhubung dengan idola kita jaman dulu. Meski minim interaksi sehingga kita pun tidak menemukan mereka di linimasa, iseng-iseng mengetikkan username mereka di kolom pencarian ternyata membuahkan hasil. 

Jika kamu menyukai , tentu tak asing dengan nama Erlend Oye yang memang sedemikian aktif memiliki project solo maupun band lain. Nah salah satu project yang turut bertumbuh bersama masa-masa jelang dewasa adalah The Whitest Boys Alive. Sempat mengeluarkan dua album penuh; Dreams (2006) dan Rules (2009) sebelum akhirnya memutuskan bubar pada tahun 2014.

Mereka sempat melakukan tur dunia, dan singgah di Indonesia. Saya termasuk yang berbahagia bisa menyaksikan penampilan mereka tahun 2008, zaman masih kinyis-kinyis kuliah di Bandung. Sekali lagi berterimakasih pada internet yang ternyata masih menyimpan rekaman penampilan mereka.

Sudah nostalgianya? Bring a lot memories kah? Haha

Baik, sebelum saya terlalu banyak curhat masa lalu, “Serious” single terbaru The Whitest Boys Alive dirilis awal bulan Maret 2020 lalu. Direkam dan mixing di Estudio el Mar di Buenos Aires, Argentina. Artworknya sendiri tetap dikerjakan oleh Geoff Mcfetridge yang telah menjadi ciri dari karya The Whitest Boys Alive.

Dari hasil stalking akun instagram label Bubble Records, “Serious” direkam tahun 2019 lalu, pengerjaannya sendiri dimulai saat ke empat personil The Whitest Boys Alive berkumpul dihalaman belakang rumah Erlend. Pertanyaan berikutnya, ini serius bakal aktif lagi kah band nya? #mulaibaper

(VRD/ABD)

Setelah 11 Tahun The Whitest Boys Alive Kembali Rilis Single. Serius. 1
Tags
Show More

Noverdy Putra

Peternak gagasan, tinggal di Padang.
Back to top button
Close