Bowie meninggal sepuluh tahun lalu, tapi rohnya masih terasa kuat dalam “Good Samaritans” milik Harry Kappen. Musisi asal Belanda yang baru saja pindah menetap di Meksiko ini menghadirkan rock teatrikal yang penuh energi, dengan vokalis Meksiko Danna Gomez mengisi bagian chorus, menciptakan kontras suara yang menarik sejak menit pertama.
Gitar dan drum bergerak dengan tempo renyah yang berderap seimbang, membangun dinamika yang terasa segar tanpa perlu menumpuk terlalu banyak lapisan. Setiap instrumen diberi ruang untuk bernapas, membiarkan melodi utama meluncur bebas tanpa terjebak produksi yang terlalu padat, sesuatu yang cocok untuk lagu bertema kritik sosial macam ini.
Liriknya menyindir budaya pencitraan lewat baris seperti “plastic smiles, golden sunsets, sculpted skies”, sebelum berbalik menyoroti sosok yang benar-benar layak dipuji lewat “while good samaritans in the rain, stop to help, share your pain”.
Harry Kappen menutup dengan tegas lewat “these saints don’t wear capes”, sebuah kalimat sederhana yang justru menampar lebih keras dibanding narasi kepahlawanan yang biasa didengungkan media sosial.
Menjelang album After the Crossing yang direkam usai kepindahannya ke Mexico City, “Good Samaritans” jadi pengingat bahwa orang-orang yang paling berjasa biasanya justru yang paling jarang muncul di linimasa. Kadang pahlawan sungguhan memang lebih sibuk membantu ketimbang mengabadikan momennya.



