Bayangkan Amy Winehouse menggelar sesi jamming dengan The Black Keys, ditambah sedikit getaran grunge ala 90-an. Hasilnya? “Sins” single terbaru dari EP ‘Late Nights’ milik Rebecca Haviland and Whiskey Heart. Lagu ini seperti angin malam di New York yang berani, menggoda, dan penuh misteri.
Sejak nada pertama, “Sins” memikat dengan riff gitar yang grungy dan vokal Rebecca yang mentah namun penuh daya. Liriknya mencerminkan hubungan obsesif musisi dengan panggung dan adrenalin yang datang bersamanya dan perayaan tentang sisi gelap namun memikat dari seni dan gairah.
Visualnya menambah kedalaman lagu ini, dengan estetika psychedelic ala Queens of the Stone Age. Video ini menangkap intensitas hubungan kita dengan musik, serta kekosongan yang muncul saat kita terputus darinya.
“Sins” adalah pernyataan kuat dari Rebecca Haviland and Whiskey Heart dengan sebuah lagu yang menggabungkan akar blues, jiwa rock, dan semangat indie dengan cara yang berani dan unik. Nyalakan lampu remang-remang, siapkan minuman hangat (atau dingin), dan biarkan suara Rebecca membawamu ke tempat di mana dosa terasa seperti kebebasan.



