ParaMail

PHWOAR – Flowers Through the Concrete EP : Ketika Sarkasme, Distorsi, dan Harapan Nongkrong Bareng

Kadang hidup tuh kayak trotoar retak yang keras, berdebu, dan bikin kaki keseleo. Tapi tiba-tiba, ada bunga kecil nyelip tumbuh di antaranya. Nah, itu kira-kira gambaran paling pas buat EP debut dari PHWOAR, duo alternative indie rock dari Birmingham yang datang membawa ‘Flowers Through the Concrete’, sebuah paket 5 lagu penuh gitar fuzzy, gebukan drum galak, dan lirik yang bikin mikir sambil senyum kecut.

PHWOAR, yang terdiri dari Helena (drum dan vokal) dan Paul (gitar dan vokal) datang dengan gaya DIY dan aroma sarkasme khas Brummie, mereka meracik musik yang tajam, namun hangat, mirip kucing yang ngelus pipi tapi habis itu nyakar.

Lagu pembuka “Reckless” pernah kita bahas sebelumnya ini adalah anthem untuk generasi digital yang setengah hidupnya di-scroll dan setengahnya lagi bingung sendiri. Dengan hook yang nagih dan lirik seperti “I’m talking to the robots, communing with the sun,” PHWOAR berhasil menggambarkan absurditas zaman kita: haus koneksi, tapi tenggelam dalam notifikasi. Lagu ini ngajak kita buat bilang “yaudahlah” sambil menari di atas kekacauan. Dan jujur, chorus-nya kayak panggilan untuk berdansa… di atas meja kerja.

Masuk ke Surge, kita diajak moshing secara spiritual. Lagu ini semacam sirene peringatan buat sistem yang terus mengiris masyarakat jadi potongan-potongan lebih kecil, tapi malah ngasih potongan paling gede ke yang udah kenyang. Dengan beat yang makin lama makin intens, dan pengulangan kata Surge yang bikin jiwa rebel dalam diri kita bangkit, lagu ini cocok banget buat diputar saat lagi stuck di kereta sambil mikirin revolusi (atau setidaknya, resign).

Lain halnya dengan “Waiting for the Sun” yang membawa napas dalam di tengah kegelisahan. Musiknya dreamy, seperti pagi berkabut yang pelan-pelan dapet sinar. Lirik seperti “Sometimes I’m just treading water” terasa jujur dan rapuh, tapi juga optimis. Ada semacam terapi dalam lagu ini, nggak naif, tapi juga nggak nyerah. Dan bagian “Ah wooo”-nya? Bikin pengen nyanyi bareng meskipun tetangga ngetok tembok.

Judul lagu sekaligus centerpiece EP ini, “Flowers Through the Concrete”, adalah manifestonya PHWOAR. Kritik sosialnya tajam tapi disampaikan dengan metafora yang indah, tentang dunia yang makin absurd, tapi kita tetap tumbuh. Lagu ini puitis tapi nyebelin (dalam arti baik), dan terasa seperti surat cinta untuk harapan yang nggak gampang mati. “They poured the gasoline while all the people clapped their leaders on,” ouch, tapi bener.

Terakhir, “Tryhard” datang sebagai klimaks yang sinis dan penuh energi. Lagu ini seperti senter yang menyorot dunia penuh fakers, posey-wosey haters tapi di balik liriknya yang tajam dan beat yang ngegas, ada rasa tulus dari keresahan, gimana caranya tetap asli di dunia yang palsu? Dan ya, self-deprecating line “Maybe we’re tryhard” itu kayak pelukan kecil buat kita semua yang lagi struggling.

PHWOAR – Flowers Through the Concrete EP (2025) COVER

PHWOAR - Flowers Through the Concrete EP (2025) COVER

PHWOAR – Flowers Through the Concrete EP (2025) : Tracklist

  1. Reckless
  2. Surge
  3. Waiting for the Sun
  4. Flowers Through the Concrete
  5. Tryhard

Secara keseluruhan, Flowers Through the Concrete ini adalah pamflet musikal untuk harapan yang bandel, ditulis dengan tinta ironi dan distorsi. PHWOAR berhasil bikin karya yang relevan, lucu, ngena, dan di beberapa bagian yang nyakitin dalam cara yang menyenangkan.

Kalau kamu suka musik yang punya otak, punya hati, dan nggak takut ngelawak, EP ini wajib masuk playlist. PHWOAR mungkin masih baru, tapi dari cara mereka menyuarakan keresahan, mereka udah terdengar kayak teman lama yang ngerti banget isi kepala lo.

Dan hey, mereka bikin semuanya sendiri. Jadi ya, untuk semua tryhard di luar sana EP ini buat kalian.

PHWOAR Profile

Show More

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Back to top button