Kalau Valerie versi Amy Winehouse adalah anggur merah vintage yang lembut dan penuh karakter, maka versi Philip James ini rasanya kayak segelas old fashioned yang dibuat sama bartender yang smooth, berani, dan sedikit funky.
Dengan balutan produksi modern dan nuansa soul-pop yang nendang, lagu ini nggak cuma sekadar tribute. Ini kayak reuni penuh gaya antara masa lalu dan sekarang, dan mereka berjoget bareng.
Philip ngebawa Valerie ke jalur yang lebih dewasa dan dewasa lagi (iya, dua kali dewasa), lengkap dengan solo gitar yang menggeliat dan tiupan sax yang ngerayu telinga. Aransemen live-nya bikin lagu ini berasa hidup—kaya groove yang ngajak goyang pelan, tapi tetap cool.
Yang menarik, meskipun ini lagu cover, rasanya nggak kayak lagu pinjaman. Philip James kasih jiwa baru ke lagu ini, dan bukan dengan cara meledak-ledak. Dia pelan-pelan merayap masuk ke atmosfernya, terus bikin kita betah di sana. Cocok banget buat didenger sambil nyetir malam atau nongkrong sambil mikirin kenapa mantan belum ngembaliin hoodie.



