Kylie Rothfield menyapa lagi dengan “Temporary” dan ini kayak ngebaca chat lama dari mantan yang masih kamu save, padahal udah tahu nggak ada masa depan di situ. Lagu ini terasa sangat personal, tapi juga nyerempet ke pengalaman banyak orang: hubungan yang setengah jadi, tapi tetap dilakoni karena ya… rasanya susah banget buat bener-bener lepas.
Vokal Kylie lembut tapi punya energi yang nyaris meledak mengalun bersama beat yang ngasih ruang buat lirik-lirik tajamnya menyeruak pelan-pelan. Lagu ini nggak ribut, tapi emosinya kerasa padat, kayak ucapan “nggak apa-apa” yang sebenernya mau nangis.
Kylie nggak berusaha puitis, justru dengan kata-kata yang blak-blakan dan sehari-hari, lagunya jadi makin jujur. “Temporary” bukan tentang putus yang dramatis, tapi tentang nyangkut di hubungan yang nggak pernah jelas batasnya.
Lagu ini cocok buat yang lagi capek pura-pura nggak peduli. Nggak banyak lagu yang bisa bikin kamu pengen nangis dan nyengir dalam waktu bersamaan, tapi “Temporary” salah satunya.



