King Black Acid menyapa bersama“Never Let ’em Touch Your Weed” dengan nostalgia yang santai, seperti mengenang masa kecil di depan TV sambil menonton Soul Train, dikelilingi saudara-saudara yang suka meledek gaya menarinya yang malas-malasan.
Riff gitarnya mengalir dan bikin badan ikut bergerak tanpa sadar dan padanya ceritanya bergerak dari kenangan masa muda menuju sesuatu yang lebih surreal, ada roket dari masa depan mendarat di kepala, ada kode misterius yang katanya semua orang ingin tahu tapi tidak ada yang benar-benar memperhatikan tandanya.
“Burnouts know the code, stoners take the oath, never let ’em touch your weed” jadi mantra yang terus diulang, setengah lucu setengah serius, seperti aturan tidak tertulis di antara sesama orang yang tahu cara menikmati hidup dengan caranya sendiri. Lirik “I was runnin’ my mouth when I should have been hiding, I’m pretty sure I was the king of the garden” menambah nuansa jenaka, pengakuan jujur dari seseorang yang tahu dirinya sedikit berlebihan tapi tidak terlalu peduli.
King Black Acid tidak sedang mencoba serius sepanjang lagu ini, dan justru itu yang membuatnya asyik. “Never Let ’em Touch Your Weed” terasa seperti ajakan santai untuk berhenti sejenak, menari lazy seperti dulu, dan membiarkan yang penting tetap jadi milik sendiri.


