ParaMailFeatured

ASTROKATZ – Guiding Light

Astrokatz memulai perjalanannya dalam “Guiding Light” bukan dengan rencana muluk, melainkan dari sisa riff yang tidak sengaja ditemukan di ruang latihan. Rasanya seperti menemukan korek api di saku jaket lama. Tiba-tiba ada percikan api di tempat yang tidak kita duga. Tidak ada pretensi di sini, hanya suara sekumpulan kawan yang menepis debu masa lalu untuk membangun sesuatu yang terasa benar-benar hidup.

Riff yang dinamis dan pacing yang terus bergerak membuat bobot emosionalnya tidak berubah menjadi lagu yang terlalu murung. Ada tenaga yang cukup kokoh untuk membuat kepala ikut mengangguk, sementara sisi introspektifnya tetap terjaga. Menarik juga bahwa semuanya berawal dari penemuan riff secara spontan, lalu berkembang bersama seluruh personel.

Membawa vokal yang lepas, lugas dengan rasa lantang dan mentah membuat rasa rock yang lebih cadas namun masih menyisakan ruang yang mudah dirasakan dengan narasi yang terasa jujur dan personal.

Buat saya, “Guiding Light” terasa seperti lagu untuk menghadapi masa lalu tanpa terus tinggal di sana. Ada penyesalan, ada kehilangan, tapi juga dorongan untuk memperbaiki diri. Dan kalau proses berdamai dengan masa lalu bisa dilakukan sambil headbanging, kenapa harus duduk diam?

Pada akhirnya, ini adalah nomor yang pas untuk momen temaram di kamar, saat layar ponsel menjadi satu-satunya cahaya. Astrokatz berhasil membotolkan perasaan refleksi diri yang berat dan mengubahnya menjadi lagu yang layak untuk diangguk-anggukkan.

ASTROKATZ Profile

Show More

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Back to top button