Album ReviewsReviews

“Hang” Milik Foxygen, Alasan Untuk Mengagumi Musik.

Maka nikmat musik mana lagi yang telah anda lupakan?

Pengalaman mendengarkan Foxygen sepatutnya adalah pengalaman yang akan tidak mudah dilupakan. Bukan, bukan karna alasan traumatis. “Hang” adalah album yang kaya secara musikal. Imajinasi dibawa liar dan nakal. Ada sisipan-sisipan nuansa musik rock klasik nan asik dan tidak berisik. Duo asal California, Sam France dan Jonathan Rado memberikan jawaban karya jenius yang wajib anda dengar.
Baca : Album baru Foxygen “Hang” Menetas Akhir Pekan Ini.

Maka nikmat musik mana lagi yang telah anda lupakan?
Maka nikmat musik mana lagi yang telah anda lupakan?

Single pertama sekaligus track pembuka album ini “Follow The Leader” menghadirkan tarikan nafas Sam France yang mengingatkan pada salah seorang vokalis gaek panutan mazhab rock n roll. Terpujilah bungkus pop psikedelik yang membaluti track ini maupun album ini secara keseluruhan. Memang sungguh sulit melepaskan bayang-bayang pendahulu, karna telah terlebih dahulu terpatri.

Tapi sepertinya mereka sudah menggarisbawahi dugaan-dugaan yang coba saya sematkan. Pada “Follow The Leader”, Foxygen bercerita tentang salah satu cara sepik alternatif, dibanding lirik rayuan-gombal-maut ala OVJ. “I know sometimes everyone wants to be someone else, So follow the leader, And the leader is you”.

Musik gubahan pianis Jonathan Rado pada Foxygen tidaklah bisa kita dapatkan pada tiap rilisan. Apalagi rilisan kekinian. Sajian yang begitu megah. Perubahan-perubahan ritmis memang mengentalkan sentuhan psikedelik pada album ini. Tapi sound megah dan irama yang demikian musikal La la land menghadirkan nuansa yang bisa kita sebut pop opera. Hal itu tampak pada “America”, “Avalon”, maupun “Mrs. Adams”.

Sementara itu pada tiga track berturut-turut: “On Lakershim”, “Upon Hill”, dan “Trauma”. Ada permainan mood yang begitu apik mereka tampilkan. Tidak ada kesia-siaan atas bantuan 40 lebih simfoni orkestra di tiap lagu pada album “Hang” ini. Patut diacungi jempol bagaimana Trey Pollard (Spacebomb) selaku arranger dan konduktor menerjemahkan ide dari Sam dan Jonathan.

Emosi anda akan dimainkan sekenanya dengan bantuan orkestrasi. Meski beberapa kali dalam satu lagu mereka mampu berubah-ubah secara ganjil. Foxygen memang memberikan cara-cara seenaknya dalam bercerita. Seperti pada “On Lakershim” yang mendapat sedikit sentuhan country.

“When someone loves you but you just can’t figure it out.
Just walk away, just walk away, just walk away”.

Huh, suka kamu lah bang Sam.

Disaat anda mulai merasa nyaman dengan segala keganjilan ala Foxygen. Jiwa sudah dapat menerima dengan lapang dada di track penutup “Rise Up”. Ganjil yang coba saya terangkan disini bukan ganjil pada bentukan negatif. Membuat kerut pada kening. Ganjil dalam artian yang apik. Bahwa sebuah karya musik hari ini bisa sedemikian kaya secara musikal seperti yang mereka hadirkan pada album ini.

“Hang” milik Foxygen itu layaknya serial TV Sherlock (BBC) arahan Steven Moffatt dan Mark Gatiss yang baru saja usai tayang. Sebuah karya kontemporer terinspirasi karya terdahulu. Sebuah karya kesekarangan dari musik rock opera tahun 60-an.
(VERD)

Band: Foxygen
Album: Hang
Rilis: 20 Januari 2017
Label: Jagjaguwar

Foxygen - “Hang”

Band: Foxygen Album: Hang Rilis: 20 Januari 2017 Label: Jagjaguwar

User Rating: Be the first one !
Tags
Show More

Noverdy Putra

Baperians, Meta-fetcher, pelahap segala, kecuali mantan.
Close
Close