Ada semacam ironi pahit yang mengendap dalam “Star“, lagu terbaru dari Good Time Locomotive. Bayangkan seorang seniman berdiri di tengah panggung, disorot lampu terang, namun dalam hati bertanya, “Apakah semua ini sepadan?” Trek alternative rock ini membawa kita menyelami dilema yang familiar itu.
Liriknya terasa seperti bisikan dari balik topeng, “I’m sick, I’m bleak, I’m bland, And torn apart, Was trying to be real but had a bad start“. Ini adalah kejujuran mentah tentang harga sebuah pengakuan dan godaan untuk “bermain peran”. Kita bisa merasakan bagaimana tekanan dari sorotan itu bisa menggerogoti, membuat seseorang merasa kehilangan arah dan bahkan jiwanya.
Di balik kejujuran itu, musiknya justru bergemuruh dengan energi yang dinamis. Dari drum yang menghentak hingga rasa yang berpadu menciptakan suara yang otentik. Bagian akhir lagu, dengan lirik tegas “I’m not a puppet, I’m not a part of your plan, I’ll rise above it, Coz you don’t understand“, adalah sebuah deklarasi kemerdekaan.
Ini adalah ungkapan yang mengajak kita untuk menolak dikendalikan, merayakan kebebasan, dan tetap bersinar dengan caranya sendiri, tanpa harus menjual jiwa.



