Fitz Brothers datang dengan sesuatu yang nggak meledak-ledak tapi justru bikin hati ngilu pelan lewat “Maybe it was love”. Lagu ini kayak pesan suara yang nggak pernah dikirim, ditulis dari sudut pandang dua orang yang udah nggak bisa bareng, tapi masih saling doain diam-diam.
Lagu ini membawa pop rock yang lembut, agak dreamy yang nggak berat tapi penuh perasaan. Nada-nadanya sederhana, tapi liriknya dalam, kayak “Maybe it was love, but baby not today”. Gitu doang, tapi nyentilnya pas banget. Nggak ada drama besar, cuma rasa lega yang dibalut sedih.
Vokalnya mengalir dan membawa kejujuran dalam cara mereka nyanya dan bikin kita percaya, “oke, mereka beneran ngalamin ini.” Musiknya juga nggak sibuk nyari efek, tapi fokus di atmosfer. Rasanya kayak nyetir sendirian malam-malam sambil mikir, “apa kabar ya dia sekarang?”
Kalau kamu lagi di fase “move on tapi masih nyimpen rasa”, lagu ini pas banget buat nemenin. Tenang, hangat, dan ikhlas dengan sedikit sisa getir.



