Sedikit sinting, banyak melamun. Delusional adalah lagu cinta dari jalan raya yang tak lagi bisa membedakan mantan dengan halusinasi.
Evan Honer berangkat dari folk akustik ala Americana, kini ia menempelkan label indie pop dan dream pop pada lagunya. Lagu ini dilepas lewat Cloverdale Records, label yang ia jalankan dari ruang tamu, dengan studio yang ia bangun di garasi. Label di ruang tamu, studio di garasi. Kalau itu belum cukup indie, entah apa lagi yang kamu tunggu (kita yang menumpang wifi kos cuma bisa menelan ludah).
Desis statis membuka jalan untuk petikan gitar, drum ringan menyusul, lalu reff datang dengan instrumen penuh sebelum surut lagi. Ia manis, mengayun, tidak tergesa.
Bait pertama menaruh sang penyanyi di bar yang sesak, lalu di luar ia melihat sosok yang dirindukannya menangis di dalam mobil. Saat ia melangkah mendekat, bus Greyhound muncul entah dari mana, dan begitu bus itu lewat, yang duduk di tempatnya malah seorang kakek. Slapstick betul. Ada kesepian yang lucu di balik lelucon bus dan kakek tadi, dan kita tertawa sambil ngilu.
Di akhir, Evan Honer mengulang “Keep haunting me” sampai delapan baris, seperti orang yang lupa caranya berhenti memanggil. Alih-alih jenuh, saya malah ikut bergumam.
Delusional sudah habis, saya masih bergumam.
Evan Honer Profile
Track Info & Review Summary
- Artist: Evan Honer
- Track: Delusional
- Genre: Indie Pop, Dream Pop
- Release Date: October 23, 2026
- Label: Cloverdale Records
- Rating: 4.0 / 5
- Reviewed by: ParaPop.net
Nuansa temaram dengan dengung gitar yang mengawang bisa kamu temukan dalam ulasan Winyah – Spinning serta nomor lawas di arsip SABS – purple sky.



