Pasang headset rapat-rapat atau jangan dengarkan sama sekali. Duo produser asal Amerika Serikat The Burton D’Agostini Procedure menolak berkompromi dengan pengeras suara ponsel yang cempreng saat menyodorkan single anyar bertajuk Strange Condition. Mereka merancang tembang ini sebagai arena uji stereo yang menuntut perhatian penuh kedua telinga kita.
Ia merayap masuk lewat desis frekuensi kosmik yang melayang tenang, sebelum ketukan ritmis yang ajek dan rapat membelah ruang dengar dari kiri ke kanan. Denyut bas sintetisnya berderap konstan menjaga pijakan tetap kokoh, memberi ruang lapang bagi sapuan synthesizer untuk menumpuk tekstur ganjil yang dingin beraroma psikedelik era lawas.
Vokal melodiusnya menyusup stabil di tengah kabut elektronik, membiarkan tarikan suaranya menjadi penuntun di antara efek tata suara yang berputar presisi. Ada ketegangan malam yang merayap saat kita diajak mengunyah racikan melodinya yang gelap dan renyah, sebuah gubahan yang lekas membuat kepala kita spontan mengangguk-anggukkan ritme mengikuti ayunannya yang menghipnotis.
Saya sendiri jarang menemukan lagu bernuansa horor yang digarap dengan perhitungan teknis sedingin ini. Nomor Strange Condition kepunyaan The Burton D’Agostini Procedure ini menolak keriuhan murahan dan memilih membiarkan keganjilannya mengendap pelan di kepala.
Putar saja lagi kalau penasaran, mumpung malam belum terlalu larut.
The Burton D’Agostini Procedure Profile
Rekomendasi ulasan lain untuk melengkapi daftar putar akhir pekanmu: ulasan Stardust Melancholy – Love Walks In Love Walks Out serta pilihan hangat dari arsip ulasan Luka Winters – The Rejects.



