EntertainmentMusic

Terlambat Kenal Dengan Tokio Myers

Tantangan sesungguhnya bagi Tokio Myers memang setelah ajang pencarian bakat tersebut usai. Album debut telah dirilis, lalu apa?

Bagaimana algoritma internet hari ini bekerja memang sering membuat kita berdecak kagum. Bagaimana kita semua menemukan Boy Pablo mungkin adalah salah satunya. Jika hendak kita lanjutkan cerita-cerita serupa perihal bagaimana menemukan talenta-talenta baru di internet hari ini tentu ada banyak kisah menggugah seperti itu.

Namun akibat algoritma ini pun bisa membuat kita menyesal, terutama ketika kita baru saja menemukan sesuatu dengan cukup terlambat. Kita bisa saja sepakat perihal information overloaded dalam kehidupan harian kita sekarang. Tapi ya tetap saja, perasaan FOMO (Fear Of Missing Out) (Baca : parapop.net) seketika mencuat dan sedikit kesal karenanya. Perasaan itu yang saya lalui ketika akhirnya menemukan Tokio Myers. Jebolan ajang pencarian bakat  Britain’s Got Talent tahun 2017 ini baru saja muncul belakangan ini dilaman youtube pribadi saya.

Pria London ini mampu menarik perhatian seisi gedung panggung ketika perform. Diawali dengan permainan piano yang cukup meyakinkan, membuat penonton semakin penasaran dan menebak-nebak apa yang akan dilakukannya. Gemuruh penonton semakin keras ketika Tokio bermain piano dengan cara yang unik, beda dengan pianis layaknya Beethoven maupun Mozart (jika kedua maestro ini lahir diera youtube tentu akan lain cerita). Perpaduan antara musik klasik dan musik pop demikian juga piano dengan sample pad mampu di blend dengan baik. 

Audisi pertama di panggung Britain’s Got Talent, Tokio memainkan lagu “Clair de lune” dari Debussy kemudian berubah menjadi lagu “Bloodstream” dari terdengar perpaduan yang pas begitu menurut Simon Cowell. Setiap penampilan selalu menarik perhatian di reality show tersebut. Sampai akhirnya Tokio mampu membuktikan bakatnya hingga berhasil meraih juara Britain’s Got Talent pada tahun 2017. Keberhasilan Tokio mengikuti reality show mampu melambungkan namanya di dalam industri musik di tanah Britania.

Awal mula Tokio mengenal piano ketika umur 9 tahun, ayahnya membawa keyboard di dalam box. Sejak saat itu ia bermain berjam-jam dengan nada yang sama terus. Waktu kecil Tokio pernah mencoba menyelinap ke beberapa pertunjukan musik, bahkan menyelinap juga untuk bermain ke ruang latihan. Ketika itu Tokio pun tahu bahwa ia tidak bisa belajar lebih karena membutuhkan biaya yang cukup mahal. Sampai akhirnya usaha dan kerja kerasnya mendapat beasiswa full di College of Music.

Pada Oktober 2017 mengeluarkan single debutnya yang berjudul Bloodstream, dan setelah itu Baltimore dengan single keduanya. Pada tahun yang sama Tokio merilis album debutnya yang berjudul Our Generation. Wawancara Tokio dengan Evening Standard mengatakan bahwa albumnya ini bukan untuk menyenangkan orang-orang yang melihatnya di Britain’s Got Talent. Album Our Generation memiliki misi yang sangat besar. Tokio mengatakan ini adalah powerful album, “It’s for the people, man. I’m writing this album for the f***ing people, do you know what I mean?”. Rilisan albumnya bisa didapat melalui CD dan juga digital download. Di aplikasi musik , jumlah pendengar musiknya mencapai 78.261 per bulannya. 

Tantangan sesungguhnya bagi memang setelah ajang pencarian bakat tersebut usai. Album debut telah dirilis, lalu apa? Semoga ia baik-baik saja dan semoga kita selalu dihantarkan hal-hal menarik oleh algoritma internet.

Terlambat Kenal Dengan Tokio Myers 1
Show More

Musa Pardede

Pria yang lagi suka main tamiya, suka cari kesibukan di Padang
Back to top button