Lagu debut SACS & The Brussel Sprouts ini, “Angelina” mungkin terdengar seperti balada marah-marah, tapi tunggu sampai masuk ke lirik dan vibe yang dibawanya. Lagu ini lahir dari rasa dendam dan kekesalan dan dengan lirik tajam serta alur cerita bak crime story, kita diajak menyusuri perjalanan emosional yang nggak terduga.
Dari bait pertama, Angelina sudah menyampaikan nada-nada frustrasi yang kuat: “I wanna burn, wanna burn the city down.” Energi lagu ini penuh dengan keinginan untuk menghancurkan, dan sebuah klimaks yang nggak terduga tapi memuaskan. Dari vibe yang awalnya hanya marah dan sedih, tiba-tiba ada aksi dan keberanian untuk ‘melawan’.
SACS & The Brussel Sprouts membawa pengaruh bunyi dari era 60-an hingga 80-an, namun tetap terasa segar dan unik. Cloudbert dan Ernest Lemming, otak kreatif di balik proyek ini, mencampur harmoni funky dengan gitar pedas dan lirik satir yang menyengat. Dengan suara yang ringan tapi sarat humor gelap, “Angelina” terasa seperti sebuah eksperimen musikal yang menyenangkan tapi juga menyimpan amarah terpendam.



