Musisi asal kanada, Ryan Wayne yang pada tahun lalu berjuang melawan stroke ini berhasil mengubah tragedi yang dia alami menjadi seni menawan dengan bermitra dengan pemenang Grammy Award Malcolm Burn untuk melahirkan mahakarya album ‘Crow Amongst the Sparrows‘ yang baru saja dirilis. Dan di dalamnya Ryan mengajak kita mencicip serpihan album ini dengan dua single unggulannya “Maybe I’m to Blame” dan “I Will Always Be Here For You”.
Dalam “Maybe I’m to Blame”, Ryan Wayne menciptakan narasi indah yang menghantui yang melukiskan gambaran pedih tentang kehilangan dan realisasi diri. Soundscape-nya merupakan perpaduan menakjubkan antara melodi tegang dan psikedelia yang menghasilkan nada yang kelam dan aura yang mencekik.
Suara Wayne, diwarnai kesedihan, membawa beban penyesalan. Riff gitar yang berlapis, selingan yang indah, dan lirik yang dalam menjadikannya lagu yang perlu didengarkan berkali-kali untuk benar-benar mengapresiasi kedalamannya.
Dan dalam “I Will Always Be Here For You,” Ryan Wayne sekali lagi menunjukkan kehebatannya dalam bercerita, memadukan nuansa lagu cinta dengan soundscape yang melayang dalam ungkapan yang membawa janji selamanya dan dukungan yang tak tergoyahkan. Namun yang membedakannya adalah latar belakang instrumentalnya. Penjajaran antara instrumentasi yang kompleks dan lirik yang mentah dan lugas menciptakan kontras yang indah, memungkinkan pendengar untuk terlibat baik secara intelektual maupun emosional.
“I Will Always Be Here For You” merupakan bukti kemampuan Ryan Wayne untuk berinovasi dalam genre dan menciptakan yang layak didengarkan berkali-kali, setiap kali mengungkapkan lapisan kompleksitas musik dan liriknya yang lain.
Album ‘Crow Amongst the Sparrows’ ini bersama dua single yang telah kita telan “Maybe I’m to Blame” dan “I Will Always Be Here For You” dapat menunjukkan nada dan kualitasnya secara keseluruhan. Kembalinya Ryan Wayne setelah perjuangan melawan sakit ini adalah hadiah bagi para penggemar dan pendengarnya.
Simak album lengkap ‘Crow Amongst the Sparrows’ ini dalam tautan dibawah ini dan mari kita hanyut dalam emosi yang menelan dari Ryan Wayne.



