Mendengarkan “Evernone” dari Roma NYC adalah seperti menyelam ke dalam kedalaman jiwa seseorang yang penuh dengan renungan. Andrew Francini, otak di balik proyek musik ini, berhasil membawa saya ke dalam perjalanan introspeksi melalui kombinasi indie rock yang melodis dalam sentuhan yang melankolis.
Melalui “Evernon” menggabungkan elemen rock tahun 90-an yang membawa cermin yang memantulkan realitas hubungan masa kini, di mana banyak yang terjebak dalam naivitas dan ketidaktahuan akan apa yang sebenarnya mereka cari.
Dengan vokal yang dalam dan ketukan yang melayang “Evernone” mengajak pendengar untuk menyadari bahwa di balik kerinduan yang terkadang kita sembunyikan, ada keinginan mendalam untuk hubungan yang tulus dan menggugah jiwa dalam sebuah anthem bagi mereka yang terus mencari makna di balik kekacauan emosi yang dibawa oleh hubungan.



