Rapt kembali dengan single yang dalam lewat “Making Maps”, sebuah indie folk yang seperti membaca surat perpisahan yang ditulis dengan tinta sarkasme terasa pahit, tajam, tapi juga indah namun tetap mempertahankan kesenduan khasnya.
Dari awal, liriknya sudah langsung menampar dengan kesedihan tanpa filter:
“My cousin died in the morning He didn’t even feel the sun.”
Lagu ini memang disebut sebagai “diss track” untuk mantan pacar, tapi sebenarnya lebih terasa seperti seseorang yang mencoba memahami cinta sambil menerima bahwa kadang, perasaan saja tidak cukup.
Ada perasaan pasrah yang samar-samar di antara metafora-metafora tajam:
“I’ve been making a map of your longing to hold on I’ve been lost for so long.”
Bait-bait ini seperti pengakuan bahwa seseorang telah berusaha menciptakan jalan untuk bertahan, tapi akhirnya tersesat di dalamnya sendiri.
Dengan aransemen cukup konstans, dan mudah diikuti membawakan vokalnya terasa berisi dengan semakin intens seiring berjalannya waktu.
“Making Maps” adalah lagu untuk kamu yang suka musik yang tidak hanya didengar, tapi juga dirasakan. Ada humor, ada kegetiran, dan ada keindahan dalam cara Rapt menyusun kata-kata. Sebuah lagu yang menyakitkan, tapi entah kenapa ingin diputar lagi.



