Nadia Vaeh membuka “Dressing” seperti jamuan makan yang salah daftar tamu. Yang hadir bukan keluarga besar, melainkan politisi, pelobi, orang kaya, dan rasa muak yang sudah terlalu lama dipanaskan. Dengan bungkus pop punk yang segar, dan menggelitik lagu ini terdengar seperti protes yang sengaja dibuat mudah diteriakkan ramai-ramai.
Liriknya penuh permainan kata soal makanan, dari “eat the rich” sampai “politicians butter us up”. Nadia membicarakan utang medis, ketimpangan, dan masyarakat yang terus diperas, tetapi memilih bahasa satir ketimbang pidato serius tiga jam yang membuat kursi ikut lelah. Baris “Nothing can save you, not even some dressing” menjadi pukulan utamanya, lucu di permukaan, pahit setelah dipikir ulang.
Kalimat “you kinda give me the ick” memotong ketegangan seperti komentar spontan di tengah demonstrasi. Lalu ucapan “Happy birthday America” mengubah pesta ulang tahun menjadi gambaran negara yang ingin meniup lilin sambil sekalian membakar mejanya.
“Dressing” tidak bermain halus, dan beberapa metaforanya dihantamkan berulang kali sampai pesannya sulit terlewat. Pendekatan itu mungkin terasa terlalu terang bagi pendengar yang suka sindiran samar, tetapi justru cocok dengan energi lagu yang kesal dan sudah malas berbasa-basi. Bagi saya, lagu ini terdengar seperti anthem nasional versi orang yang membuka tagihan rumah sakit sebelum sarapan, lalu kehilangan selera makan untuk selamanya.



