meka kembali dengan “Tomato Song”, single yang di permukaannya terasa seperti nostalgia sederhana tentang ibu dan kebun tomatnya, tapi di bawahnya menyimpan rasa yang lebih dalam, tentang waktu, kehilangan, dan batas kabur antara mimpi dan realitas.
Musiknya membawa hamparan gitar akustik dan piano yang mengalun lembut bersama rasa hangat dan suara yang menenangkan, tapi sekaligus membawa perasaan melankolis yang menggantung.
Liriknya penuh metafora yang hampir surealis. Ada ibu yang tidur di kebun, tomat yang tumbuh di karton susu bekas, dan seseorang yang “menggali kuburan untuk mimpi-mimpi yang keguguran.” Lagu kenangan dan juga tentang menerima bahwa beberapa hal memang harus layu dan membusuk sebelum bisa jadi pupuk bagi sesuatu yang baru.
“Tomato Song” adalah lagu yang terasa hangat tapi juga bikin merenung. meka punya cara unik untuk merangkai perasaan menjadi musik yang indah, tapi juga sedikit menyakitkan.



