ParaMailFeatured

Manuka – Antenna

Manuka menghadirkan Antenna dengan cerita tentang pikiran yang sedang kacau dan usaha untuk tetap memahami apa yang terjadi di dalam diri. Gambaran hujan, hujan es, dan sinyal yang terganggu menjadi cara yang cukup kuat untuk menggambarkan kondisi tersebut. Ada perasaan seperti kehilangan arah, tetapi di saat yang sama masih berusaha mencari jalan keluar.

Musiknya menarik karena tidak mengikuti suasana liriknya secara mentah. Vokal Manuka terdengar ringan dan lembut, sementara produksinya terasa lebih gelap dan sedikit aneh dengan sentuhan elektronik.Kontras ini justru membuat lagunya terasa lebih hidup. Gitar ritmisnya juga memberi gerakan yang membuat Antenna tidak jatuh menjadi balada yang terlalu murung.

Liriknya membawa kita cerita ke tempat yang lebih personal. Bagian tentang “red alarm” terasa seperti sinyal bahaya yang terus muncul, sementara keinginan terhadap sesuatu yang terasa baik dalam jangka pendek menunjukkan bagaimana seseorang bisa tetap memilih sesuatu meski tahu dampaknya mungkin tidak baik.

Di bagian akhir, hujan yang terus turun akhirnya membawa pada momen ketika Manuka bisa melihat refleksinya sendiri. Ada kesan bahwa setelah begitu lama mencoba memahami dunia di luar, perhatian akhirnya kembali ke diri sendiri.

Antenna terasa seperti lagu tentang mendengarkan intuisi ketika semuanya sedang berisik. Tidak terlalu rumit, tetapi punya cukup ruang untuk ditafsirkan sendiri.

Yang paling terasa adalah perpaduan antara vokal yang lembut, produksi yang sedikit gelap, dan lirik yang cukup jujur tentang menghadapi bagian diri yang tidak selalu nyaman.

Manuka Profile

Show More

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Back to top button