Sebagai sebuah surat yang ia tuliskan untuk dirinya di umur 16 tahun, single “Barcelona” milik Maddy Seitles mengalun sendu penuh kejujuran. Ada ketulusan yang terpancar dan kita bisa rasakan. Sudah lama sekali kita tidak mendengarkan lagu sendu seperti ini. Ketika semua lagu pop hari ini berbalut kesedihan dan ketukan yang melambat.
Dengan latar belakang akademis di bidang musik, justru Maddy Seitles tidak berusaha menggurui secara komposisi, hal-hal yang biasanya lumrah terjadi dengan influence jazz dan r&b yang masih terasa “Barcelona” membawa kita pada masa penyanyi solo dengan piano masih menjuarai tangga lagu populer. Lagu ini tidak hanya perjalanan secara personal bagi Maddy, tapi juga bagi kita yang mendengarkan.



