JØRGÍ datang dengan lagu rock 80an yang melodis dengan ketukan yang menular dalam singlenya “Only When I Dream”. Lagu ini menawarkan pengalaman mendalam menggambarkan rasa sakit hati dan kehilangan cinta, di mana JØRGÍ menulis tentang perasaan cinta yang tidak bisa bertahan, meskipun tampaknya kuat dari luar.
Dengan pendekatan minimalis pada teknologi dan fokus pada emosi yang tulus, “Only When I Dream” memberikan sentuhan klasik pada genre rock dengan raw dan autentik terutama sentuhan vokalnya yang mentah membuat emosi dari narasi terasa langsung dan lugas.
“Only When I Dream” adalah lagu rock renyah yang menangkap esensi dari hati yang patah namun tidak kehilangan harapan. Lagu ini tentunya menarik bagi penggemar musik rock yang menginginkan suara yang autentik dan emosional yang akan selalu kita rindukan!



