“The End” dari Jason Nott ini bisa dibilang kayak pesta yang digelar di tengah kebakaran. Musiknya renyah, enerjik, catchy banget, tapi liriknya? Gelap, getir, dan brutal jujurnya.
Dari awal, vibe-nya udah kontradiktif dengan melodi yang ramah tapi liriknya ngomong soal kecanduan, penyangkalan, dan rasa takut ketahuan. Baris kayak “I’m in addict, I’m drunk & I’m lying to myself” disajikan dengan nada yang nyaris bisa kamu jogetin. Dan justru di situlah letak pinter dan sakitnya: kayak senyum palsu yang udah lama dipakai sampai nggak bisa dibedain sama senyum asli.
dan lagu ini mengalir dengan meledak-ledak lewat hook yang lengket, tapi tetap chaos. Ada energi liar yang terkontrol, kayak orang yang udah capek tapi tetap maksain semuanya kelihatan baik-baik aja. Nggak heran kalau kesannya terasa “reckless”, tapi justru itu yang bikin terasa nyata.
Lagu ini juga penuh sindiran, dari “there’s no use in praying if you gotta pay to start” sampai “I swear to bob I’ll die before I ever stop”. Ini bukan permohonan tobat, ini lebih ke pengakuan berdarah soal ngelawan sesuatu yang udah jadi bagian diri.



