“Coffin” oleh Ian the Idiot muncul sebagai lagu paradoks, menyandingkan tempo upbeat indie rock dengan malaise eksistensial dari slacker rock namun masih menghasilkan musik halus yang renyah dan mudah di telan.
Narasi lagu ini menyelami pandangan satir tentang kehampaan dalam mengejar ketenaran. musik video yang menarik ini dibumbui dengan kecerdasan sinis yang liriknya menjadi kaca mata atas kekecewaan yang bisa mengiringi pengejaran impian artistik, yang disampaikan dengan perpaduan antara kesungguhan dan ironi.
Dalam nada yang ringan dan sentuhan indie rock yang renyah dan vokal yang syahdu membawa lagu ini menjadi sebuah hidangan menarik dan yang membedakan “Coffin” adalah solo saksofon yang mematikan oleh Richard Feder yang menambahkan lapisan kedalaman dan emosi pada lagu ini.
Saat Ian the Idiot menjalani kehidupan ganda yaitu pekerjaan sehari-hari di perusahaan dan hasrat terhadap musik, “Coffin” ini adalah sepotong kehidupan dari seorang musisi yang memahami absurditas ambisi namun menemukan hiburan dalam proses kreatif.



