Twee hip-hop. Iya, kamu tidak salah baca.
Begitulah kira-kira Freidrich$ menggambarkan musiknya sendiri, yaitu rap yang dibawakan dengan kepekaan melodi, kecanggungan, dan keintiman bikinan-rumah ala indie pop. Lalu semua itu ia bungkus dengan riasan mayat khas black metal dan judul segagah I Am the Prince of Darkness. Sampulnya menjanjikan kegelapan. Isinya ternyata enam lagu yang manis, sekitar empat belas menit, campuran indie pop dan rap yang tidak rapi dan sepertinya memang tidak berniat rapi.
Kita dijanjikan pangeran, lalu disuguhi kawan tongkrongan.
Vokal Freidrich$ datar, naratif, hampir tanpa naik turun. Ia tidak berusaha terdengar sangar ataupun merdu, cukup bercerita seperti orang yang membual dengan wajah lurus, dan kita tidak pernah benar-benar yakin kapan ia bercanda. Setelah beberapa lagu, kebiasaan itu mulai terasa seperti tanda tangan.
And It’s You membuka dengan singkat, satu setengah menit saja. Synth hangat berdenyut membalut ketukan digital, bass bergulir tenang, dan vokalnya diproses lembut dengan vibrato tipis. Belum sempat kita duduk nyaman, lagunya sudah pamit.
Never Get Old menyusul dengan synth berkilau, bas sintetis tebal, dan rap melodis bertabur autotune. Ceritanya tentang nongkrong di rusun sambil bicara soal trapping dan harapan masa depan, lalu tiba-tiba ia menyelipkan “In our oversized cardigans”. Kisah jalanan pun langsung berubah jadi kenangan anak yang senang menonton dari pinggir.
Enchantment adalah versi drill ala Freidrich$, yang paling lucu sekaligus jadi favorit saya. Synth bass berdenyut membal, drum machine menghentak kering, sementara ia menantang lawan dengan senjata pinjaman dari gim fantasi. “I be casting magic missile / At all my opps,” rapnya. Kita boleh tertawa, karena sepertinya ia juga tertawa.
Shimmy Yay paling padat, dengan sub-bass berat dan synth berpasir yang meminjam semangat Ol’ Dirty Bastard terang-terangan. Di sela bualannya terselip pengakuan “I’m afraid to die, But only that”. Ada kerentanan yang menyelinap tanpa permisi.
Lead single In Reverse datang sesudahnya, dan ia pintu masuk paling ramah di EP ini. Synth hangat berdebu bergulir di atas mesin drum yang stabil, tanpa meminta perhatian, cukup menunggu sampai kita sadar sudah memutarnya lagi. Di sinilah trap dan indie pop milik Freidrich$ paling akur.
Yours menutup dengan lagu cinta akustik mungil yang nyaris meninggalkan rap sama sekali. Warnanya cukup berbeda dari lima lagu sebelumnya. Riasan mayat dan bualan soal jalanan ditanggalkan, dan yang tersisa adalah sisi melankolis Freidrich$ yang sejak tadi cuma mengintip dari balik kardigan.
Saya sendiri tidak pernah menyangka bumbu rap jalanan bisa terasa sehangat dan seaneh ini ketika diseduh dalam teko kamar tidur. Di tengah linimasa yang dipadati musisi serba rapi dan steril, keberanian Freidrich$ meramu I Am the Prince of Darkness menjadi bukti nyata bahwa kerapuhan yang dibiarkan compang-camping justru terasa paling renyah dan gurih ditelan.
Freidrich$ – I Am the Prince of Darkness Album Cover

Daftar lagu EP Freidrich$ – I Am the Prince of Darkness:
- And It’s You (1:33)
- Never Get Old (2:29)
- Enchantment (2:17)
- Shimmy Yay (3:10)
- In Reverse (2:33)
- Yours (2:17)



