Perihal rumput ternyata tidak hanya jadi urusan tetangga di negara kita saja. Bahkan sekelas negara adidaya pun mengurusi perihal rumput siapa yang lebih hijau. Pendatang baru Emmrose memilih tajuk “The Grass Was Greener” dalam single-nya. Dibalik judul yang sepertinya cukup “dangdut” bagi kita, tapi musik Emmrose adalah favorit hari ini.
Gitar mengembang, vokal haunting yang memukau, semua terasa megah. Ada puncak emosi pada sepertiga bagian akhir lagu. Kita bisa memejamkan mata dan bayangkan cuplikan perang kolosal dalam kepala dengan iringan lagu ini secara berulang-ulang. Tanpa sedikitpun terasa membosankan.
Beberapa hal luput dari perhatian kami dalam 2 tahun terakhir, namun hidup harus kembali bergulir. Oleh karena itu izinkan kami memasukkan lagu ini dalam daftar Honourable Mention, sebagai sebuah pengingat bahwa lagu ini pernah singgah dan layak untuk didengarkan khalayak yang lebih luas. Tabik!



