“A Pretty Dream” dari Dae Jobb dan Anna Sophia-Henry merupakan sebuah lagu yang mengajak kita merenung dalam balutan alt pop yang syahdu. Lagu ini bukan sekadar rangkaian nada dan lirik, tapi sebuah perjalanan emosi yang menggugah.
Seketika kita langsung terhanyut dalam alunan musiknya nyaris seperti mimpi dan dengan sempurna menangkap perasaan nostalgia, rasa ingin kembali ke masa lalu, namun dengan kesadaran bahwa kita harus melangkah maju.
Bersama vokal yang dingin dan menghanyutkan Dae Jobb dan Anna Sophia-Henry menggambarkan konflik antara kenyataan dan mimpi. Frase “Cuz it’s pretty when I dream, Alone in my own skin” menunjukkan kerinduan untuk kembali ke sebuah masa yang indah, meski hanya dalam mimpi. Ini seperti sebuah pelarian dari realitas yang kadang terasa terlalu berat.
“A Pretty Dream” adalah sebuah karya yang mengesankan. Setiap kali mendengarkannya, kita dibawa ke dalam sebuah mimpi yang indah, namun penuh dengan perasaan manis pahit. Ini adalah lagu yang sempurna untuk mendampingi saat-saat merenung atau sekadar ingin merasa terhubung dengan emosi yang dalam dan kompleks.
dae jobb x Anna Sophia-Henry – a pretty dream Lyric
Even though I know it’s time to go I’m taking my time to find my coat And even though I know I’ve stayed too long I don’t regret it I don't regret it I don't regret it On the edge Half asleep Cuz it’s pretty when I dream Alone in my own skin Leaving my body To see you again Should I stay or should I wake I’m attached to everything I need my body To hold you again Even now I’m holding onto hope That you’re on your way to bring me home So I’ll try to keep your memory close So I don’t forget it I don’t forget it I don’t forget it Holding on Half asleep Cuz it’s pretty when I dream Alone in my own skin Leaving my body To see you again Should I stay or should I wake I’m attached to everything I need my body To hold you again Maybe I could fly But I would never try it Maybe I could fly But I would never try it



