Kabar dari Bordeaux kali ini bukan soal anggur.
BARKING., lengkap dengan titik di belakang namanya seolah tidak mau dibantah, adalah kuartet power-pop yang berguru pada The Lemon Twigs, The Beatles, dan Supertramp. Dua EP dan bertahun-tahun manggung sudah lewat, kini mereka berempat dan sedang menyiapkan EP baru untuk 2027.
Ambisi mereka kedengarannya sederhana tapi tidak gampang, menulis lagu yang langsung nempel di putaran pertama dan masih menyimpan detail baru di putaran kesekian. Single lepas In Ur Head jadi ujian kecil untuk ambisi itu, lagu tentang tokoh yang pikirannya melompat-dari-satu-hal-ke-hal-lain, terjepit antara ingin jadi diri sendiri, merasa terputus, dan absurdnya hidup sehari-hari. Saya tidak tahu apakah kepala kita semua memang seberisik itu. Tapi rasanya tidak asing.
Ia berderap di atas drum machine yang renyah, gitar elektrik berbalut kilau synth, dan vokal yang meluncur santai di atas tumpukan harmoni yang padat. Kepala mengangguk, langkah kaki ikut cepat. Ada riuh rendah yang menyenangkan di sini, sekilas seperti rilisan power-pop era blog musik yang dulu kita putar berulang-ulang.
Renyah, lincah, nempel. Hanya saja produksinya agak terlalu mampat, sehingga detail-detail yang dijanjikan BARKING. sesekali ikut terhimpit, persis seperti isi kepala tokoh di In Ur Head sendiri.



