Senang bisa bertemu lagi dengan single terbaru Ava Valianti, “alterations”. Kali ini suasananya jauh lebih rapuh, dengan alur yang syahdu dan rasa tidak nyaman yang sengaja dibiarkan tinggal cukup lama.
Vokalnya selalu membawa rasa yang kuat, apalagi ketika ia menyanyikan kegelisahan tentang tubuh dan standar yang terus terasa bergeser. Tidak ada kesan ingin mempercantik rasa sakitnya, justru semuanya terdengar melelahkan.
“I look at myself through broken eyes” terasa seperti pusat dari kegelisahan tersebut. Masalahnya bukan hanya soal penampilan, tetapi cara pandang terhadap diri sendiri yang sudah terlalu lama dibentuk oleh perbandingan dan tuntutan untuk terlihat sempurna.
Ada rasa sesak ketika perubahan terus dikejar, tetapi rasa cukup tidak pernah benar-benar datang. “alterations” terdengar seperti seseorang yang berdiri terlalu lama di depan cermin sampai akhirnya lupa mana dirinya sendiri dan mana suara orang lain yang sudah terlanjur menetap di kepala.



