“Two Souls” dari Apricot Ink membawa pendengar ke dalam dunia yang melankolis dan dreamy, dipadu dengan vokal Sara yang melayang dan menyentuh. Lagu ini mencerminkan dinamika kompleks antara ketertarikan dan ketakutan, menciptakan suasana yang sensual dan misterius.
Lagu ini terinspirasi dari kunjungan ke museum, di mana Angus, salah satu anggota band, merasakan ketegangan dan daya tarik dari seni yang mereka lihat. Pengalaman ini memicu ide untuk “Two Souls,” yang menggali konsep kerentanan dan daya tarik seksual.
“Two Souls” menonjol dengan produksi alt-R&B yang ikonik, dipenuhi dengan beat yang groovy dan produksi yang soulful. Lagu ini memperlihatkan sisi gelap dan sensitif dari Apricot Ink, yang sebelumnya dikenal dengan suara mereka yang sensual dan menggoda.



