After Eve lewat “Out Of Tune” membawa cerita tentang ayah tunggal yang membesarkan anaknya dengan segala keterbatasan yang ada. Lagu ini terasa seperti kenangan yang pelan-pelan dibuka kembali, penuh kekurangan, tetapi juga penuh kehadiran.
Vokalnya kuat dan bergerak dari bagian yang halus sampai raungan yang menyentuh. Gitarnya mengalir dengan ringan dan tetap terasa melodis dan ketukan yang melillit memberi ruang bagi cerita untuk tumbuh tanpa menutupi luka yang ada di dalamnya.
Lirik “Out of tune, both of us, learning the same song wrong together” menjadi inti yang paling terasa. Hubungan mereka tidak pernah sempurna, tetapi sang ayah selalu hadir, bahkan ketika harus mencari cara mengepang rambut atau menghadapi masalah yang tidak pernah ia pahami sebelumnya.
Detail seperti bunga dengan warna yang salah atau pencarian tengah malam tentang cara membantu anak membuat kisahnya terasa dekat. “Wrong color, wrong occasion, right person, every time” sederhana, tetapi justru di situlah emosinya terasa paling kuat.
“Out Of Tune” melihat cinta dari sisi yang tidak rapi dan tidak selalu tahu jawaban. Kadang yang paling berarti memang bukan orang yang melakukan semuanya dengan benar, tetapi orang yang tetap tinggal ketika yang lain memilih pergi.



