ParaMailFeatured

Watch Me Die Inside – Fantasy Girl (Cover)

Denyut sintetik tebal datang lebih dulu, menahan drum dan bas tetap menapak, lalu gitar menyayat masuk dengan gerinda kasar menembus kabut yang berputar-putar.

Begitulah Watch Me Die Inside, proyek milik Aleph, membuka tafsirnya atas Fantasy Girl, lagu yang dulu dinyanyikan Johnny O. Siluet pop-ramah-radio dari versi aslinya masih bisa dikenali, melodinya, kalimat-kalimat pemujaannya, tapi semuanya kini dibungkus lapisan atmosfer yang gelap dan gelisah. Lampu jalan jam tiga pagi, berdengung. Vokalnya mendesak, sengaja dibiarkan retak dan kasar, dan setiap kali ia sampai ke kait lagu, kait itu terdengar diraih dengan keringat, bukan ditempel. Ada ketegangan yang membuat kepala ikut mengangguk sambil dahi sedikit berkerut. Ia lagu cover yang tidak sekadar ganti baju.

Pemujaan di lagu ini tetap terdengar tulus, hanya saja perempuan yang dipuja mungkin tak pernah benar-benar ada. “The fantasy was never hers.”

Satu hal yang bikin saya garuk-garuk kepala. Watch Me Die Inside punya kosakata sendiri, lagu disebut Fragmen, EP dan album disebut Autopsi, pendengar disebut Saksi, dan lama-lama semuanya terdengar lebih mirip berkas forensik daripada daftar putar. Untungnya, untuk menikmati Fantasy Girl kita tidak butuh kamus itu.

Lanjutkan saja autopsinya, Aleph!

Watch Me Die Inside Profile

Show More

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Back to top button