Liam Gallagher Menyelamatkan Masa Depan Britpop dengan “Wall of Glass”.

Atas nama nasib yang kian tak menentu, Britpop dibangkitkan kembali oleh dedengkotnya, Liam Gallagher melalui single solo “Wall of Glass”.

Britpop menikmati masa jaya saat dua motor utamanya Oasis dan Blur di era 90-an tengah berseteru untuk memberi pengaruh pada dunia. Saling caci di media, beradu-tegak dalam perilisan album dan berbagai macam drama lainnya mewarnai jatuh bangun era Britpop.

Oasis akhirnya bubar ditahun 2008 setelah kakak-beradik Gallagher terus bersitegang. Noel Gallagher berhasil meraih pujian dengan proyek High Flying Bird. Liam Gallagher sang adik bersama personil Oasis lainnya mencoba peruntungan baru dengan Beady Eye. Tapi band ini pun tak berumur panjang. Setelah dua album penuh, Beady Eye pun memilih bubar.

Memasuki era millenial, nafas Britpop yang sempat ditumpangkan pada Chris Martin dan kawan-kawan sepertinya harus dilupakan. Mereka memilih jalan seperti yang dilalui oleh Adam Levine dan kompatriotnya dari tanah Amerika. Menjadi populer dan mengikuti zaman.
Bulan lalu bahkan nafas Britpop digadang-gadang coba diselamatkan oleh Harry Styles, personil grup pria One Direction yang beranjak dewasa. Bisakah ia memanggul beban sebesar itu dipundaknya?

Hingga akhirnya, Liam Gallagher mengambil langkah pasti untuk kembali menegakkan panji-panji Britpop. Kali ini ia memilih untuk bersolo karir saja. Menggandeng produser sukses di ajang Grammy 2017, Greg Kurstin, Liam merilis single pertamanya berjudul “Wall of Glass”.

Dan benar saja, Greg berhasil mengoptimalkan karisma Liam Gallagher, memberikan ruang yang tepat untuk Liam. Bunyi harmonika yang ditingkahi raungan gitar bersambut dengan vokal Liam yang khas. “Wall of Glass” adalah upaya untuk memberikan nafas panjang bagi Britpop, jika kita sepakat untuk meletakkan misi mulia ini di pundak Liam si bengal.

Dan seperti tersurat pada salah satu bagian lirik lagu ini “You believe in fascinations / And designer vaccinations, love / You get along / You were sold a one direction / I believe the resurrection’s on / And you were wrong”. Maaf dek Harry, biar babang yang maju!
(VERD/KCK)

— Liam Gallagher akan menyambangi Indonesia untuk pertama kali 8 Agustus 2017 mendatang pada konser yang mengambil tempat di Ecovention Ancol, Jakarta. Nada Promotama dan Collective Touring menjadi promotor pertunjukan. Tiket telah mulai dijual dan dapat dibeli melalui http://collectivetouring.com/tickets/

Comments

comments