DERETAN KOLABORASI APIK ALA CONVERSE

Silahkan simak dengan teliti hasil kolaborasi terbaik dari Converse berikut ini:

Sejatinya tren kolaborasi antar brand kelas dunia bukan hal baru, biasa saja. Merentang dalam banyak varian produk, mulai dari otomotif hingga pakaian. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kata “kolaborasi” menjadi semakin intim dan akrab bagi telinga. Lebih-lebih bagi anda yang dekat dengan jamaah youtube, “collab donk ka” adalah seruan yang jamak bagi jamaah satu ini. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk menghadirkan pengalaman baru dari penggabungan ciri khas dari masing-masing kolaborator.

Ide dasar kolaborasi ini yang kemudian merambah industri fashion dunia. Tujuannya pun jelas mulia, menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen serta tak lupa meraih konsumen baru (baca: profit). Praktik kolaborasi ini merentang dari brand lokal hingga internasional.

Kalau untuk brand lokal, silahkan cari tanda X di antara dua brand, itu sudah. Nah, jika kita bicara brand internasional adalah sebuah pelanggaran untuk tidak menyebut Supreme. Tidak ada yang paling pantas untuk dijadikan contoh praktik kolaborasi paling sukses di dunia fashion saat ini selain Supreme. Catat, tidak ada. Brand apapun dan produk apapun yang dihasilkan dari kolaborasi yang melibatkan Supreme, sudah jaminan hacep! dan mahal. Tidak percaya? silahkan tanya pada para hypebeast yang berseliweran di lini masa instagram kamu.

Kali ini, mari kita tinggalkan Supreme dengan segala kemaha(l)annya. Converse, sebagai brand sejuta umat yang telah malang melintang diindustri alas kaki dunia bisa menjadi alternatif bagi kamu jika ingin jadi hypebeast pemula. Silahkan simak dengan teliti hasil kolaborasi terbaik dari Converse berikut ini:

8. CONVERSE X MISSONI (2009)

converse x missoni

Kolaborasi antara Converse dengan salah satu label kenamaan Italia ini bukan yang pertama kali. Bersetia dengan material kanvasnya, Sepatu Converse Chuck Taylor X Missoni yang dirilis pada tahun 2009 ini memiliki desain energik. Hasil kolaborasi ini dinamai The Premium Chuck Hi Missoni, dengan berhiaskan motif setrip zig-zag beragam warna, kesan kasual dan anak muda terlihat lebih menonjol.

7. CONVERSE X Kevin Lyons X COLETTE (2012)

converse x kevin lyons x colete

Sebenarnya ini merupakan kolaborasi antara Kevin Lyons dan Converse, namun Colette, salah satu concept store ternama asal Prancis turut disematkan dalam kolaborasi ini. Sebenarnya ini soal strategi pemasaran saja, sepatu hasil kolaborasi Kevin Lyons dan Converse hanya diproduksi sebanyak 125 pasang dan hanya dirilis di Colette. Monster-monster berwarna biru yang ceria dan bersahaja sebagai signature drawings dari Kevin Lyons menghiasi kanvas putih sepatu Converse seri ini.

6. CONVERSE X POLAR SKATE Co. (2014)

converse x polar skate

Ini adalah kolaborasi menarik antara Converse dengan Polar Skate Co, brand skate asal Swedia. Pilihan warna yang terbatas, yaitu: krem, hitam dan biru tidak membuat sepatu ini terlihat membosankan. Justru kesan segar dan unik begitu kentara dalam kolaborasi kali ini, karena sangat berbeda dengan desain sepatu skate pada umumnya. Perhatikan bagian hell patch dari seri satu ini, lucu-lucu menggemaskan.

5. CONVERSE X BAPE (2006)


Ini adalah kolaborasi yang paling dinantikan oleh pencinta sneakers pada tahun 2006 silam. Siapa tidak kenal bape camo pattern yang sangat ikonis dari A Bathing Ape. Desain bape camo pattern mengisi bagian upper sole, selebihnya menjadi bagian Converse, mulai dari emblem, sole imprint, dan material. Signature desain dari bape camo pattern sendiri sebenarnya sudah cukup untuk membuat sneakers ini terlihat keren.

4. CONVERSE X FRAGMENT DESIGN (2017)


Hiroshi Fujiwara adalah sosok yang paling berpengaruh dalam dunia streetwear ataupun sneakers culture. Selain gelar The Godfather of Harajuku, Fujiwara juga disegani karena kekuatan desainnya yang inovatif. Dalam kolaborasi kali ini Fragment ingin mengembalikan desain Converse pada akarnya. Desain yang minimalis sekaligus sleek terlihat jelas pada kolaborasi ini. Tidak hanya simple tapi juga unik dan berkarakter.

3. CONVERSE X NEIGHBORHOOD (2017)

converse x neighborhodd

Jepang adalah tempat di mana craftsmanship telah menyatu dalam tradisi dan keseharian masyarakatnya. Satu nama yang cukup mentereng untuk urusan satu ini adalah Shinsuke Takizawa, founder Neighborhood. Penggila motor besar ini mewujudkan kolaborasi apiknya dalam seri Chuck Taylor All Star ’70 dan One Star ’74. Perbedaan mendasar dari dua seri ini adalah pada material yang digunakan. Chuck Taylor All Star ’70 menggunakan gabungan antara kulit dan kanvas berwarna hitam. Tak lupa aksen kulit yang ditambahkan pada bagian depan agar terlindung saat mengganti persneling, fitur ini sangat berguna bagi para penggila motor besar. Sedangkan One Star ’74 menggunakan suede yang juga berwarna hitam. Pada bagian midsole tak lupa disisipkan tagline Neighborhood sehingga menambah kesan maskulin nan elegan.

2. CONVERSE X COMME DES CARCONS (2009)

converse x comme des garcons

Logo Play Heart di atas kanvas Converse menjadi salah satu sneaker yang paling diminati hingga saat ini. Tak berlebihan jika seri ini masuk dalam daftar the most anticipated sneakers restock. Logo Play Heart membuat seri kolaborasi yang satu ini cocok digunakan oleh pria maupun wanita. Rasa terimakasih patut dihadiahkan kepada Filip Pagowski, dari tangan dinginnya lahir logo Play Heart yang marak ditemukan dalam medium apapun.

1. CONVERSE X MAISON MARTIN MARGIELA (2013)

converse x maison martin margiela

Inilah kolaborasi terbaik dari Converse. Tidak hanya merombak tampilan, namun Maison Martin Margiela juga memberi nilai tambah pada seri kali ini. Tekstur kasar yang dihasilkan dari cat putih pada sepatu ini dikerjakan dengan tangan, layaknya sebuah karya seni. Cat putih yang digunakan tadi akan mengelupas dengan sendirinya seiring frekuensi penggunaan sepatu, sehingga menampakkan warna asli dari material kanvas yang digunakan. Terdapat 4 varian warna untuk seri ini, yaitu: biru, merah, hitam dan kuning. Namun saat pertama membeli tentu saja semuanya berwarna putih.

Jadi, bagi kamu yang ingin memulai karir sebagai hypebeast saatnya menentukan pilihan. Sekedar saran, selera nomor satu tapi kocek adalah fondasi!.
(WLS/KCK)

Ikhwan Nurhadi
Follow Me

Ikhwan Nurhadi

Ketika felix baumgartner mendarat dibumi setelah terjun bebas dr atmosfer, semua terhenyak dan berkaca.. Siapa saya?
Ikhwan Nurhadi
Follow Me

Latest posts by Ikhwan Nurhadi (see all)

Comments

comments